Kamis, 10 April 2014

Permasalahan Dapodik dan Solusi Penangannya

Dapodik (Data Pokok Pendidikan) merupakan bagian integral dari program pemerintah di bidang pendidikan. Karena dengan Data Pokok Pendidik ini setiap guru baik negeri maupun swasta akan terupdate secara berkala di Kementrian Pendidikan Nasional. Baik yang berkaitan langsung guru tingkat pendidikan dasar (dikdas) maupun tingkat pendidikan menengah (dikmen) semuanya diatur melalui mekanisme yang berlaku.

Data Pokok Pendidikan atau Dapodik adalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional, yang merupakan bagian dari Program perancanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang Cerdas dan Kompetitif. Karena tanpa perencanaan pendidikan yang matang, maka seluruh program yang terbentuk dari perencanaan tersebut akan jauh dari tujuan yang diharapkan. Untuk melaksanakan perencanaan pendidikan, maupun untuk melaksanaan program-program pendidikan secara tepat sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus up to date. 

Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan up to date tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi kinerja program-program pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan. Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah mengembangkan suatu sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan disebut dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dapodik ini dikelola oleh biro PKLN sampai tanggal 30 Maret 2010 diserahterimakan kepada PSP Balitbang.Data pokok pendidikan awalnya dapat diakses melalui situs dapodik.org yaitu data sejak tahun 2006 sampai 2011. Untuk data tahun 2012 tidak tersedia di situs dapodik.org karena situs tersebut telah ditutup sejak 1 Januari 2012.Berdasarkan surat edaran dari Kemdiknas no. 1980/P3/TP/2011 tanggal 14 September 2011 data NPSN dan NISN hanya dapat diakses melalui situs kemdiknas.

Sebagaimana diketahui bahwa sampai saat ini pendataan dapodik sudah ditangani oleh petugas sekolah yang ditunjuk oleh kepala sekolah. Keberadaannya akan selalu dimintai pertanggung jawaban terkait  valid dan tidaknya pendataan guru. Sehingga apapun yang bekaitan dengan kondisi riil guru akan berhubungan seberapa benar dan akuratnya operator dapodik sekolah dalam menginput data.

Pendataan dapodik hakekatnya juga merupakan langkah yang harus ditempuh sekolah agar kondisi sekolah tekait nama personil guru, kepangkatan, tugas guru, rombongan belajar, dan statusnya dalam program sertifikasi guru serta identifikasi lain yang berkaitan dengan guru dapat terkontrol. Termasuk di dalamnya status sertifikat guru yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat diketahui oleh guru yang bersangkutan melalui situs dapodik ini. Karena ketika data guru tidak lengkap guru yang bersangkutan tidak akan memperoleh sk tunjangan profesi  sebagai prasarat memperoleh sertifikasi.

Bagaimana dengan guru yang tidak dapat menikmati sertifikasi karena data dapodik guru tidak lengkap? 
Berkaitan dengan tidak cairnya sertifikasi guru karena data tidak lengkap, maka sepenuhnya tanggung jawab guru dan operator sekolah. Karena bagaimanapun juga guru akan selalu berhubungan erat dengan operator sekolah sebagai ujung tombak diakurasinya pendataan dapodik. Nah, jika ternyata data dapodik tidak akurat berarti operator sekolah belum melakukan input data dengan benar.

Meskipun semata-mata bukan kesalahan operator sekolah, karena data yang diberikan oleh guru pun sepatutnya dikoresi dan diteliti isinya. Jangan-jangan berkas yang dijadikan acuan input data ternyata terdapat kesalahan. Semisal jika guru benar-benar mengajar 24 jam namun data jam mengajar wajib sebanyak 24 jam serta jumlah rombongan belajar tidak sesuai, maka sudah otomatis sk mengajar guru sudah sesuai dan apa adanya. Namun jika ternyata jam wajib mengajar perminggu tidak mencukupi berarti guru yang bersangkutan belum memenuhi kewajiban mengajarnya.Pada situasi ini perlu dikonfirmasi kepada kepala sekolah dan operator sekolah sebagai pemangku kebijakan sekolah serta operator dapodik.

Ketika jam mengajar wajib tidak mencukupi 24 jam, dan itu bukan kesalahan tapi karena memang jam yang tidak mencukupi karena jumlah guru yang berlebih, maka guru yang bersangkutan harus mencari tambahan jam lain yang sesuai dengan SK Sertifikasi. Misalnya Pak Badu adalah guru Agama Islam, maka belaupun harus mencari jam tambahan guru Agama Islam di sekolah lain agar jumlah jam mengajarnya mencukupi. 
Jika ternyata guru yang bersangkutan tidak mendapatkan jumlah jam mengajar (JJM) wajib sejumlah 24 jam, maka tunjangan profesi guru pun akan terkendala.
Salam


divine-music.info

divine-music.info



divine-music.info






Selasa, 08 April 2014

Di Tangan Penyandang Disabilitas, Sampah Gelas Plastik Minuman pun Berguna



Oleh M. Ali Amiruddin, S.Ag

Perlu menjadikan maklum, bahwa anak-anak penyandang disbilitas hakekatnya mempunyai banyak kekurangan. Bahkan jika dilihat dari keseluruhan diri si anak, kebanyakan mereka tidak hanya pemikiran yang mengalami ketermbatan berfikir, karena secara fisikpun mereka sangat jauh berbeda dari saudara-saudaranya yang tidak mengalami kekuarangan yang sama.
Tapi tahukah Anda bahwa sebesar apapun perbedaan dan kekurangan yang dimiliki anak-anak ini, hakekatnya mereka tentulah makhluk Tuhan yang berhak hidup dan berguna, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain.
Tidak hanya anak-anak berprestasi saja yang bisa berbuat positif daripada sekedar mengeluh atas kelemahan yang dimiliki, karena di balik itu mereka dipenuhi segudang prestasi dan kemampuan yang dapat dikelola dan dibina agar benar-benar berdaya guna
.
Melihat fenomena anak-anak penyandang disabilitas, terkhusus pada anak-anak tuna grahita. Seringkali anak-anak ini menjadi tersisih dan terasing dari dunianya. Mereka seperti tidak mendapatkan tempat yang sama ketika bergaul dengan lingkungan. Dan ada pula di antara mereka yang harus membuang seluruh hidupnya dalam pengasingan.

Sebagaimana ditegaskan di atas, bahwa dengan berkarya maka anak-anak penyandang disabilitas mereka menjadi ada. Menjadi topik tulisan yang hendak saya tuangkan dalam tulisan ini.
Anak-anak penyandang disabilitas (kehilangan kemampuan) hakekatnya tidak semerta-merta mereka tak memiliki kemampuan apa-apa. Karena meskipun mereka memiliki tingkat intelegensi yang rendah, fisik yang tak sewajarnya serta kelemahan dalam komunikasi dengan sesamanya, namun hakekatnya mereka masih bisa dibina dan dibimbing dengan kegiatan yang bermanfaat.

Sebagaimana pula siswa-siswa SLB Negeri Metro ini, di saat kegiatan keterampilan, mereka selalu mendapatkan bimbingan kegiatan yang sangat bermanfaat. Tidak hanya dinilai dari hasil karyanya, tapi lebih dari itu ternyata dengan bimbingan dan kegiatan keterampilan menjadikan anak-anak inimenjadi tumbuh sedikit-demi sedikit menjadi anak-anak yang berkembang. Baik perkembangan fisik, maupun rohani. Perkembangan motori halus maupun motorik kasar. Semua terangkum dalam segenap aktifitas yang bermanfaat.


Salah satu kegiatan yang kami ajarakan adalah bagaimana memanfaatkan sampah dari gelas plastik minuman yang  biasanya hanya dibuang di tempat sampah. Tapi karena kreasi mereka, sampah-sampah yang mengganggu lingkungan inipun disulap menjadi hiasan yang sangat bermanfaat. 
Kegiatan pemanfaat gelas pastik minuman ini difokuskan pada pembuatan bunga-bunga yang benar-benar dihasilkan dari sampah ini. Dengan aneka trik dan cara pemotongan serta menyusunan yang baik, bunga-bunga itupun tercipta. Sebuah karya yang menarik untuk dijadikan 
pelengkap di meja sudut.

Tak hanya berbentuk menjadi bunga-bunga, gelas-gelas plastik itupun dibentuk menjadi tirai (penutup) jendela yang dibuat seperti makhkota bunga. Kadang dibuat seperti motif bintang yang disusun memanjang. Selain sedikit memberikan batas agar jendela tersebut tidak terlalu bebas terbuka. Selain itu menambah apik dan menambah penampilan ruangan yang lebih atraktif.

Setiap hari kami menjadikan benda-benda sisa tersebut menjadi benda-benda yang bermanfaat dan penghias ruang kelas. Bahkan tidak hanya menghiasi ruang kelas karena ada pula yang dapat dibuat menjadi penutup kue-kue yang dibuat sangat menarik.

Meski proses untuk menjadi satu tangkai bunga maupun tirai tidak semudah membalikkan tangan, akibat karena sulitnya mereka berkonsentrasi dan kelemahan intelegensi di tambahlagi secara fisik pun mereka mengalami kekurangan.

Namun demikian, meski dalam kekurangan tidak menghambat usaha kami untuk memberikan semangat untuk menggerakkan tangan-tangan demi sebuah karya yang berguna.
Semoga dengan karya yang sangat sederhana ini, perkembangan motorik anak semakin baik dan semakin membekali mereka dengan keterampilan membuat kerajinan tangan.
Salam

divine-music.info

Featured Post

Mengenal Pupuk Organik dan Manfaatnya

  Pupuk organik dari makanan sisa adalah salah satu cara paling sederhana dan ramah lingkungan untuk mengolah limbah rumah tangga sekaligus ...

Game

Belajar Bilangan - SMPLB Kelas VII

Belajar Bilangan 1 - 20

1. Mengenal Bilangan

1
Satu

2. Urutkan dari yang Terkecil

Klik angka secara berurutan:

3. Membandingkan Bilangan

Pilih tanda yang benar:

5 ❓ 10

Lih. Lebih Kecil (<) Lih. Lebih Besar (>)

Game 1

Petualangan Coding Angka dan Bentuk
LEVEL 1/10
🤖

PETUALANGAN CODING

Angka & Bentuk

❓ CARA BERMAIN

1. 👁 Lihat soal dan gambarnya.

2. 🔊 Dengarkan petunjuk suara dari guru virtual.

3. 👆 Pilih / Susun jawaban yang benar.

4. ▶ Tekan tombol JALANKAN / MULAI.

5. ⭐ Dapatkan Bintang keberhasilan!

⚙ PENGATURAN

Tingkat Kesulitan Saat Ini:

Tingkat: MUDAH

👩‍🏫
Selamat datang! Ayo hitung apelnya.

🎉 HASIL PERMAINAN 🎉

⭐ Total Bintang: 10
🎯 Tantangan Selesai: 10 / 10
🔢 Angka: Sangat Baik
🔷 Bentuk & Warna: Sangat Baik
💻 Coding Urutan: Berkembang
👏 Kemandirian: Mandiri
👩‍🏫
Luar biasa! Kamu makin pintar dan mandiri!
Petualangan Coding Angka dan Bentuk
LEVEL 1/10
🤖

PETUALANGAN CODING

Angka & Bentuk

❓ CARA BERMAIN

1. 👁 Lihat soal dan gambarnya.

2. 🔊 Dengarkan petunjuk suara dari guru virtual.

3. 👆 Pilih / Susun jawaban yang benar.

4. ▶ Tekan tombol JALANKAN / MULAI.

5. ⭐ Dapatkan Bintang keberhasilan!

⚙ PENGATURAN

Tingkat Kesulitan Saat Ini:

Tingkat: MUDAH

👩‍🏫
Selamat datang! Ayo hitung apelnya.

🎉 HASIL PERMAINAN 🎉

⭐ Total Bintang: 10
🎯 Tantangan Selesai: 10 / 10
🔢 Angka: Sangat Baik
🔷 Bentuk & Warna: Sangat Baik
💻 Coding Urutan: Berkembang
👏 Kemandirian: Mandiri
👩‍🏫
Luar biasa! Kamu makin pintar dan mandiri!